Sunrumekso’s Weblog

Icon

Just another aSun’s weblog

KAROMAH PARA WALI

كراماة الأولياء

Pengertian Karomah ( معنى الكرامة )

Karomah ialah kejadian di luar kebiasaan yang diberikan Allah kepada sebagian para wali untuk memuliakan mereka sebagaimana Allah telah memberikan mu’jizat kepada para nabi untuk membenarkan kenabian mereka.

Perbedaan Antara Karomah dan Mu’jizat ( الفرق بين الكرامة والمعجزة )

Mu’jizat hanya diberikan Allah kepada para Nabi untuk membenarkan kenabian mereka, sedangkan karomah diberikan kepada sebagian para wali. Oleh karena kedudukan nabi lebih utama daripada wali maka sudah tentu mu’jizat lebih tinggi daripada karomah.

Pengertian Wali ( معنى الولي )

Kata الأولياء adalah bentuk jamak dari kata ولي. Yang dimaksud dengan wali adalah orang-orang yang beriman dan bertakwa sebagaimana firman Allah swt. :

Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa. (QS. Yunus: 62-63)

Dalil Adanya Karomah Untuk Para Wali ( دليل على ثبوت الكرامة للأولياء )

Dalam Al-Qur’an dan Hadits terdapat beberapa dalil yang menunjukkan adanya karomah untuk para wali. Pernah suatu ketika Nabi Zakaria as. masuk untuk menemui Siti Maryam di kamarnya lalu beliau menemukan di sisinya buah-buahan musim dingin ketika musim panas berlangsung dan juga sebaliknya buah-buahan musim panas ketika musim dingin berlangsung. Sebagaimana yang diberitakan dalam Al-Qur’an

setiap Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakariya berkata: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. (QS. Ali Imran: 37)

Imam Ibnu Katsir mengatakan bahwa ayat itu menjadi dalil yang menunjukkan adanya karomah untuk para wali, bahkan terdapat hadits yang menceritakan kejadian luar biasa lainnya yang seperti itu. Imam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan bahwa para wali Allah adalah mereka yang senantiasa mengikuti jejak Nabi Muhammad saw. Allah memuliakan mereka dengan memberinya karomah… seperti turunnya Malaikat ketika sahabat Usayid bin Hudhair membacakan surat Al-Kahfi, adanya cahaya yang menerangi sahabat ‘Abbad bin Bisyr dan Usayid bin Hudhair ketika keduanya berjalan di malam yang gelap gulita sepulangnya mereka dari rumah Rasulullah saw., begitu juga dengan Khubaib bin ‘Adiy ketika ditawan oleh orang-orang musyrik Makkah ada yang menghidangkan buah anggur kepadanya padahal di Makkah pada waktu itu tidak terdapat buah anggur.

Sejauh Mana Kejadian Luar Biasa Bisa Disebut Karomah
( مدى دلالة خوارق العاداة على صلاح صاحبها )

Kita mesti mengetahui bahwa tidak semua kejadian luar biasa menjadi bukti yang pasti atas keshalihan seseorang dan tidak pula menunjukkan bahwa orang tersebut adalah seorang wali. Yang bisa menjadi bukti seorang wali hanyalah dilihat dari komitmennya berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan Sunnah serta mengamalkannya. Oleh karena itu para ulama mengatakan, “Apabila kalian menemukan ada orang yang bisa terbang di udara atau berjalan di atas air, maka janganlah kalian menganggapnya orang yang shalih sebelum kalian menyaksikan bagaimana dia berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan Sunnah.” Bisa jadi kejadian luar biasa yang dilakukan oleh sebagian orang merupakan perbuatan syetan, dengan bantuan syetan seseorang bisa melakukan perbuatan-perbuatan yang diluar kebiasaan manusia, padahal hakikatnya itu adalah perbuatan syetan. Sebagaimana halnya Aswad Al-Ansi yang mengaku sebagai nabi di negeri Yaman, dengan bantuan syetan dia bisa mengetahui perkara-perkara yang tidak diketahui oleh orang lain.

Yang tidak boleh kita lupakan di sini adalah karomah yang paling berharga yang diberikan Allah swt. kepada manusia ialah diberikan ketetapan hati untuk istiqomah dalam beribadah dengan melaksanakan keta’atan dan menjauhi kemaksiatan. Oleh karena itu mereka mengatakan bahwa Istiqomah merupakan karomah yang paling utama.

*ditulis ulang dari “Kajian Tauhid jilid II bersama ust. Budi Hata’at Lc.”

Filed under: copy paste

One Response

  1. muslimah syahidah says:

    Ayahq juga seorang wali…
    “Wali Murid”…he..he..he..waktu jaman skolah dulu… =) Thankiuu..udah bagi2 wawasan.
    Robbana ma kholaqta hadza bathila, subhanaka faqina ‘adzabannar…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Sunrumekso on Fesbuk

Andreas Sunrumekso on Fesbuk
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.